Monday, February 18, 2013
Sakura dan Kenanganku | Hal. 3

Sakura dan Kenanganku | Hal. 3

Sakura dan Kenanganku | Hal. 3
Subuh Mengesankan

Sebelum beranjak ke apartemen,  terlebih dahulu kami singgah untuk berbelanja keperluan untuk seminggu di apartemen nanti, dengan adanya Uchi di apartemen otomatis akan menambah pengeluaranku untuk bulan ini, tak lama berbelanja kulihat sedikit tingkah aneh yang dilakukan oleh Uchi, "mungkin karena baru ya di Jepang" tuturku dalam hati, sehingga ku berinisiatif untuk bertanya padanya "Chi, kmu knapa? kok seperti orang yang sedang bingung" dia tak menjawab sedikitpun namun hanya menunjukkan jam tangan yang ia kenakan, terlihat pukul dua lebih lima menit waktu fukuoka, sejenak termenung ku jadi gelisah dibuatnya dan kutanyakan lagi padanya "ada apa? kok kmu kebingungan" dan dijawabnya dengan nada pelan "Irni, ini sudah hampir masuk waktu Ashar, dan aku belum melaksanakan kewajibanku" serentak ku menjawab "Astagfirullah, ia... maaf aku lupa", langsung kuraih tangan dan langsung menyeretnya pelan ke arah pintu keluar, dan terlebih dahulu menitipkan belanjaan ke kasir dengan menitip pesan "15 menit lagi kami kembali" kupercepat langkah menuju Musholah yang tak jauh dari tempat itu dan menunaikan solat berjamaah berdua.

Setelah melampaui perjalanan belanja yang lumayan lama, kami pun sampai di apartemen sekitar pukul 5.00 PM, lalu ku bawa Uchi keliling seraya memperkenalkan betapa sempitnya apartemen ini,  meski hanya bisa tersenyum lirin akan keadaan ku, dia pun menyambutnya senyum ramah, ku tarik springbed  sehingga terbagi jadi 2 bagian dan kami pun berbaring, diapun sambil bercerita tentang asiknya perjalanan yang dia alami dari kampung halaman menuju kesini, seru juga menurutku. Disela percakapan kami kami pun menjalankan shalat Magrib berjamaah. Aku tahu ternyata Uchi ini pandai dalam merangkai kata, bahkan rasa mengantuk dan ingin terus mendengarkan ceritanya, dia meramu ceritanya dengan bumbu-bumbu kelucuan yang seakan menyihirku sampai akhirnya tepat pukul 10.00 PM waktu fukuoka, Japan. diapun terlelap, "dia kecapean mungkin ya" bisik ku dalam hati, ku bentangkan selimut smpai ke bawah dagunya dan melangkah membenahi koper yang tak sempat di bereskan tata letaknya. setelah berbenah sdkit di dapur kira-kira sekitar jam 1.00 AM, rasa kantuk pun menghampiri lalu kurebahkan diri di springbed yang dibagi dua itu.

Dingin yang menusuk memaksaku banyak bergerak, baru kusadari bahwa selimutnya digunakan Uchi, seketika ku bangun dan merogoh laci meja yang biasa ku tempati sebagai tempat penyimpanan Kaos Kaki dan kaos tangan, ku ambil 2 pasang kaos kaki dan Kaos tangan dan memasangnya, ku lirik jam dinding yang detakannya bagai hentakan batu itu memenuhi ruang yang ada didekatku , jarum jam menunjukkan pukul 3.00 AM waktu Fukuoka, kembali ku berbaring dan berusaha memejamkan mata, alhasil 10 menit kemudian mata ku berangsur sayup dan terpejam. Seperti baru saja mataku terpejam lalu kaget oleh suara yang datang dari sisi kananku "Ni, Bangun.... Kita Shalat Subuh berjamaah, ayo bangun, cewe jgn malas-malas, ayo bangun" seakan memaksakan kelopak ini terbuka, perlahan pandangan kabur itu tertuju ke wajah basah nan sejuk dipandang, entah karena suhu yang sejuk ataukah memang pandangan ku yang memang sedang menikmati suatu keindahan yang menyejukkan hati.

Perlahan kucekan mataku memperjelas pandanganku, hampir setengah kaget "Kok ada orang dikamarku?" namun pemikiran itu buyar ketika ku menyadari kembali bahwa aku telah menjemput seorang wanita bernama Uchi kemarin siang, "duh sang putri, lama banget bangunnya... cepat ambil wudhu sana trus kita solat berjamaah" ucapnya "wah wah, si Uchi ini mirip dengan bundaku" kataku dalam hati, orang yg tiap hari membangunkanku jam 4.40 untuk menunaikan solat subuh, sempat terselip jengkel padahal kan dia baru datang kok berani banget membangunkanku hehehhe senyumku kecil, dan seketika ku ingat pesan ibu "Kita sesama muslim harus saling mengingatkan dijalan Kebaikan" anganpun buyar ketika tangan yang basah dan dingin menyentuhku dan menarikku "ayo... kok malah melamun" tutur Uchi, "eh iya, heheheh baru kali ini di jepang ada yang bangunin solat" tawa kecilku mengiringi langkahku menuju ke kamar kecil untuk mengambil wudhu. 

Selama ni di Jepang, terkadang aku telat sholat subuh akibat mengerjakan tugas kampus yang banyak dan menumpuk. Subuh ini ada pengganti bunda yang membangunkanku, sungguh sangat mengesankan karena ada orang yang perhatian padaku yang jaraknya sangat dekat menggantikan tugas bunda yang dulunya tiap hari membangunkanku untuk melaksanakan solat subuh.

©2013 Copyright Ciniki Ronk A. ILLank
Read More...
Sunday, February 17, 2013
Perih Kian Merindumu | Kumpulan Puisi Rindu

Perih Kian Merindumu | Kumpulan Puisi Rindu

Kumpulan Puisi Rindu 


~Perih Kian Merindumu~

Kuteguk gelas kenikmatan sepi
Mengikis tebing sukma berduri
Kumpulan Puisi Rindu | Perih Kian Merindumu
Kujamahmu dengan lantunan doa
Dikala sepi mencuat bertahta fana

Ingin ku hujamkan sepi padamu
Dengan gelagat tegar nan lemah merindu
Seraya tawa menyelimuti
Agar engkau rasa nikmatnya sepi

Asaku bertahta dalam benakmu
Menobatkan raja singgasanamu
Mengaliri tiap denyut berirama rindu
Tanda sepi mengitari sela nafas panjangku

Tak kah puas menyetubuhi sukma
Meninggalkan ingatan kian mendamba
Cukupkah nama yg ku kenang darimu
Ataukah perihku mesti berbalut sepi tanpamu

#Desir Syair Rindu

Baca juga di Kumpulan Puisi Rindu dan Kumpulan Puisi Sepi

©2013 Copyright Ciniki Ronk A. ILLank

Read More...
Saturday, February 16, 2013
Kisah Rabi'ah Al-Adawiyah | Perintis Cinta Ilahi [2]

Kisah Rabi'ah Al-Adawiyah | Perintis Cinta Ilahi [2]

Kisah Rabi'ah Al-Adawiyah | Perintis Cinta Ilahi [2]
Pemberian Nama
Rabi'ah lahir dalam kondisi miskin, Ismail ayahanda Rabi'ah memberikan nama kepada anak ke empatnya dengan nama Rabi'ah, namun yang terjadi Istri dan ketiga anaknya tidak setuju dengan nama itu, karena dianggap aneh dan kurang baik, Ismail pun bersedih dalam kesedihan itu, suatu malam Ismail bermimpi bertemu dengan Rasulullah SAW. Rasulullah SAW berkata "Janganlah engkau bersedih karena putrimu kelak akan menjadi seorang wanita mulia, sehingga banyak orang yang menginginkan syafaatnya" didalam mimpinya Rasulullah menyuruh ayahanda Rabi'ah untuk menulis sepucuk surat yang berisi pesan Rasulullah SAW,  isi surat tersebut adalah seperti dibawah ini
"Hai Amir, engkau biasanya shalat 100 Rakaat tiap malam dan setiap malam Jum'at 400 Rakaat, tapi pada Jum'at terakhir, engkau lupa melaksanakannya, oleh karena itu hendaklah engkau membayar 400 Dinar kepada orang yang membawa surat ini, sebagai kifarat atas kelalaian itu"
Diwaktu pagi pun, ayahanda Rabi`ah menulis sepucuk surat seperti yang dipesankan oleh Rasulullah dan pergi ke istana Amir, karena tak dapat ketemu secara langsung maka surat tersebutpun diserahkan kepada pengawal istana yang langsung pergi menghadap Amir, ketika Amir membaca surat yang dibawa oleh ayahanda Rabi'ah, ia segera memerintahkan untuk segera menyerahkan 400 Dinar, namun beberapa menit kemudian dibatalkan perintahnya seraya berkata "Biarlah saya sendiri yang mengantarkan uang ini, sebagai penghormatan terhadap orang yang mengirimkan pesan ini dan saya akan mengawasi anaknya yang mulia ini (Rabi'ah).

Dengan peristiwa tersebut, maka berubahlah pandangan dan persepsi Ismail dan istrinya terhadap anak perempuannya yang ke empat, kemudian mereka menyambut kehadiran Rabi'ah dengan bahagia.
*) Sumber : Buku | Muhabbah Cinta - Rabi'ah Al-Adawiyah

Bersambung Kisah Rabi'ah Al-Adawiyah | Perintis Cinta Ilahi [3]

©2013 Copyright Ciniki Ronk A. ILLank
Read More...
Kuasa-Mu Padaku | Kumpulan Puisi

Kuasa-Mu Padaku | Kumpulan Puisi

Kumpulan Puisi
Kumpulan Puisi | Kuasa-Mu Padaku

~Kuasa-Mu Padaku~

Tenggelamkanku dalam muara cinta-Mu
Demi tiap detik tersisa padaku
Demi sejuta kenangan hadir-Mu
Dalam balut kasih sayang-Mu

Tak secercah niatpun mengingkari
Engkaulah sang penjaga hati
Timbulkan rasa mengundang makna
Gemuruh-Mu tanda kuasa membenam derita

Tak ada kuasaku terhadap diri
Tanpa izin dan tuntunan-Mu sendiri
Diterpa berbagai hina yg menyekutukan-Mu
Ku tetap dalam hidayah-Mu

#Sacrosaint87

Baca juga di Kumpulan Puisi Rindu dan Kumpulan Puisi Sepi

©2013 Copyright Ciniki Ronk A. ILLank

Read More...
Friday, February 15, 2013
Rindu sang "Layla" | Kumpulan Puisi Rindu

Rindu sang "Layla" | Kumpulan Puisi Rindu

Kumpulan Puisi Rindu | Rindu sang layla
Foto : Carl Sies-wono Purwanto
Kumpulan Puisi Rindu

~Desir Syair Rindu~

Ketika malam mengusik durja
Meninggalkan berjuta rindu mendalam
Desir syair rindu terkuak
Menitipkan sejuknya tetes kecil

Terjagamu makna terselubung
Kian beradu bersama perih tertanam
Mengukir perih sepi nan dalam
Menjadi luka terkuak meracun

Jangan sedih layla
Sedih oleh pinangan malam yang legam
Terkepal syair nan rindu
Dirimbun nya hati menepi

Bulir mata itu kian deras "Layla"
Gelora jiwa menabuh dinding sukma
Berusaha bangkit seraya terkapar lagi
Menerima tusukan perih sang malaikat rindu
"Jangan jadikan rindumu membutakanmu pada-Nya"

#Desir Syair Rindu

Baca juga di Kumpulan Puisi Rindu dan Kumpulan Puisi Sepi

©2013 Copyright Ciniki Ronk A. ILLank
Read More...
Munajatku Pada-Mu | Kumpulan Puisi Sepi

Munajatku Pada-Mu | Kumpulan Puisi Sepi

Kumpulan Puisi | Munajatku Pada-Mu
Bunda Arny with HPM As-Sakinah
Kumpulan Puisi Sepi

~Munajatku Pada-Mu~

Ku bersajak lirih pada-Mu
Menandai-Mu dalam tiap desir nadi
Meratap diri bergelimang laknat
Syukur ini hadiah tiap hembusan nafasku

Keriput dan lelah menggerogoti
Lembar-lembar tipispun memutih
Kuasa diri kian menciut
Seraya menanti dua utusan-Mu
Teriring senyum dan sesal

Hijauku dulu kian coklat keemasan
Kristal dosapun kini kian menipis
Namun gelisah ini kian menanjak
Disela gemuruh suara resahnya hati
Ku hanya ingin kembali pada-Mu ya Allah
Ya..... hanya pada diri-Mu

Ku ingin perjalanku terang
Bak sinar rembulan disepinya malam
Buah kasih anak-anak sholeha
Mengikuti tuntunan-mu nan menuju terang
Dilingkar lantunan doa munajat
Hanya engkau, engkau dan engkau
Tiada pernah ku menyelipkan sekutu didalamnya

#Sacrosaint87
##Special for Bunda Arnhy

Baca juga di Kumpulan Puisi Rindu dan Kumpulan Puisi Sepi

©2013 Copyright Ciniki Ronk A. ILLank
Read More...
Kisah Rabi'ah Al-Adawiyah | Perintis Cinta Ilahi [1]

Kisah Rabi'ah Al-Adawiyah | Perintis Cinta Ilahi [1]

Seorang akhwat yang dikenal sebagai tokoh sufi "Rabi'ah binti Ismail Al Adawiyah" yang juga terkenal dengan teorinya "Cinta Ilahi" adalah sosok yang selama hidupnya memiliki cinta yang besar kepada Allah SWT, terlahir dari keluarga miskin menurut buku karangan "Muhammad Syafiq Gharbali, Rabi'ah al-Adawiyah; hal.54 " dan "Margaret Smith, Rabi'ah, The Mistic Her Fellow-Saint; 1984, hal.5", Kelahiran Rabi'ah Al- Adawiyah antara tahun 95 atau 99 Hijriah (713 atau 717 Masehi) terdapat perbedaan kecil dengan beberapa penulis lain.

Kelahiran
Rabi'ah Al-Adawiyah lahir di Basrah (Irak), dia lahir di tengah keluarga yang tergolong miskin, ayahnya bernama Ismail, dan konon keluarga Ismail hidup dengan penuh takwa dan iman kepada Allah SWT, tak henti-hentinya melakukan Dzikir dan beribadah melaksanakan ajaran Islam, kondisi kemiskinan menyebabkan orang tua Rabi'ah seraya berdoa memohon diberikan anak laki-laki agar dapat membantu Ismail mengurangi beban yang diderita keluarganya, namun Allah berkehendak lain, pupuslah harapan Ismail, kemiskinan yang menggerogotinya ketika menyambut kelahiran Rabi'ah adalah derita tambahan pada sang ayah, lalu berkatalah sang istri "Kakanda tercinta, pergilah kerumah sebelah, mungkin mereka punya setetes minyak dan kain bekas yang pantas dihadiahkan kepada kita, tolong mintalah biar anak kita yang baru lahir ini bisa diselimuti dengan sepotong kain", lalu bergegaslah Ismail memenuhi permintaan istrinya tersebut dan tak seorang pun yang mau membantunya, dengan maksud menghibur istrinya ismail berkata "Istriku, tetangga kita sedang tidur dengan lelap, bersyukurlah kepada Allah karena selama kita hidup kita tak pernah meminta-minta, lebih baik selimuti saja anak kita dengan sepotong kain yang masih basah itu, percaya dan tawakkal DIA pasti akan memberi jalan keluar pada kita dan hanya DIAlah yang memelihara serta memberikan kecukupan pada kita, percayalah wahai istriku tercinta" (kata-kata di atas digunakan Abdul Mun'im Qadil untuk menggambarkan bagaimana kemiskinan yang diderita Ismail.
*) Sumber : Buku : Muhabbah Cinta - Rabi'ah Al-Adawiyah


©2013 Copyright Ciniki Ronk A. ILLank 
Read More...
Thursday, February 14, 2013
Gema Jihad di V-Day Nusantara

Gema Jihad di V-Day Nusantara

Gema Jihad di V-Day Nusantara
Gema itu masih berkumandang, selama masih mengalir Islam dan jihad dalam darahmu, maka bentangkanlah sayapnya sampai terkepak luas membawa damai dan menebar senyum kebaikan. Aktifitas yang sangat mengesankan, tak sedikit dana yang terkumpul serta sumbangsih dari para donatur Jilbab di V-Day ini, merekalah kaum yang berjihad dijalan-Mu ya Allah, berkahilah jalan mereka menuju kemenangan.

Gema yang terdengar di Pontianak, sesuai dengan penuturan Dewi, juru bicara aktivis mahasiswa itu mengatakan, aksi pembagian jilbab tersebut sekaligus mengajak muslimah di Kalimantan Barat untuk menutup aurat dengan menggunakan jilbab. "Pada dasarnya, di dalam ajaran Islam tidak ada peringatan V-Day," katanya, seusai kegiatan pembagian jilbab di Bundaran Tugu Digulis, Jalan A Yani, Pontianak, [14/2/13]

Gerakan seruan menutup aurat ini, kata Nada, dilakukan serentak oleh jaringan muslimah di Indonesia."Ada sekitar 700 helai jilbab yang berhasil kami himpun dari berbagai donatur," kata dia. Tak hanya itu, selama dua minggu sebelum aksi ini mereka berhasil mengumpulkan uang tunai sebanyakRp 2 juta lebih, yang nantinya akan dibelikan sejumlah jilbab.

Gema Jihad di V-Day Nusantara
Gema dari bandung
Pembagian jilbab ini, katanya, tak hanya memanfaatkan momen V-Day, tetapi juga ajakan bagi umat Islam lain untuk menggunakan jilbab secara syar'i. Defi Falhum,22 tahun, salah satu masyarakat yang mendapatkan pembagian jilbab memberikan apresiasi positif terhadap gerakan tersebut. "Sepanjang tak memaksa dan tidak mendiskreditkan yang tidak menggunakan jilbab, aksi ini bagus," katanya.


Gema itu pun terdengar di Serambi Mekkah (NAD), Wakil Ketua MPU Aceh, Tgk Faisal Ali, mengatakan kepada Tempo, [14/2/13] sosialisasi larangan merayakan V-Day telah dilakukan sebelumnya. "Kami gunakan media dan mimbar Jumat untuk sosialisasi larangan," ujarnya. Dia mengatakan, V-Day tidak sesuai dengan nilai-nilai agama Islam. Aceh adalah daerah yang menerapkan syariat Islam. [MPU] kata Faisal, juga telah mengeluarkan fatwa haram bagi umat Islam untuk merayakan hari kasih sayang itu.

Gema dari Bandung pun menembus cakrawala, Puluhan pegiat dakwah kampus mengkampanyekan Hari Menutup Aurat Internasional pada 14 Februari 2013 bersamaan dengan momen Hari Kasih Sayang atau V-Day. Menurut Agus, ide mencetuskan tanggal 14 Februari sebagai Hari Menutup Aurat sengaja untuk menandingi perayaan Hari Kasih Sayang. "Seluruh dunia sedang merayakan V-day, yang kenyataannya menurut kami lebih banyak mendatangkan kemudaratan," katanya diungkapkan juga kekhawatiran saat V-Day dirayakan oleh remaja. "Ketika hari V-day, ada 'seperti kasih sayang' padahal mereka belum menikah. Takutnya terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,"

Gema lainpun yang terdeteksi datang dari kalangan anak SD Islam di Indonesia, semakin banyak penolakan akan mengurangi dampak buruk dari perayaan V-day, sudah sepatutnya kita dukung dan diberi aplause, jika mereka bisa kenapa kita tidak, "Say No to V-Day"

*)Sumber : suaramerdeka.com, tempo.co
©2013 Copyright Ciniki Ronk A. ILLank
Read More...
Wednesday, February 13, 2013
Rindu dan Robot Maya | Kumpulan Puisi Rindu

Rindu dan Robot Maya | Kumpulan Puisi Rindu

Kumpulan Puisi


Kumpulan Puisi Rindu | Rindu dan Robot Maya
~Rindu dan Robot maya~

Apa kabarmu disana kawan
Tentu kamu merindunya sepenuh hati
Dengan hunusan syair-syairmu
Serta hujan sajak kerinduan

Hahahaha
Tertawaku sendu teriringi lirik miris
"Apa yang kamu ketahui tentang kerinduanku"
Mata seraya mengancammu wahai robot maya
Tak puaskah engkau bertanya
Kenapa, apa dan bagaimana diriku merindunya

Lirih dirimu seraya memohon
Tuk dijelaskan dari sisi kebenaranmu
Akalmu hanya tersusun logaritma
Buah tangan manusia yang tak mengerti rinduku
Karena hatiku hanya aku dia dan Allah yang tahu
Keberadaanmu adalah pelengkap pahit
Kutelan paksa tuk sekedar tuk bersua

#DesirSyairRindu

Baca juga di Kumpulan Puisi Rindu dan Kumpulan Puisi Sepi


©2013 Copyright Ciniki RonkA.ILLank
Read More...
Merusak Pemuda[i] lewat V-Day

Merusak Pemuda[i] lewat V-Day

V-Day dalam kaca mata Islam
14 Februari 2013, tepat jatuh pada peluncuran postingan ini, "wah ini kan V-Day" tutur orang awam yang tak tahu menahu tentang seluk beluk V-Day, asal muasal perayaan V-Day yang masih kontroversional kini menjadi momok menakutkan bagi pemuda dan pemudi di Indonesia, sejarah V-Day dapat anda baca di Ajari aku cinta ya Allah | bag. 3, sungguh sangat miris jika kita membiarkan pemuda-pemudi bangsa jadi budak budaya barat yang menyesatkan dan lebih menimbulkan dampak negatif (mudarat) daripada manfaatnya.

Pada dasarnya fenomena ini tidaklah aneh. Fakta lain pernah disampaikan oleh dr. Andik Wijaya, M. Rep.Med, seorang seksolog dari Surabaya. “Sekarang v-day nuansanya cenderung romantis dan erotis” tuturnya. Tentu ini bukan omong kosong, salah satu faktor yang mengsukseskan erotisme saat perayaan Valentine adalah makanan khas v-day berupa coklat. Menurut dr. Andik, coklat mengandung zat yang disebut Phenyletilamine atau zat yang bisa membangkitkan gairah seksual.

Budaya v-day memang telah bertranformasi menjadi berbagai macam budaya yang ada. Di Inggris, pada 14 Februari malah dicanangkan sebagai Hari Impoten Nasional dengan tujuan meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman impotensi 2 juta pria Inggris. Bahkan di AS lebih parah lagi, 14 Februari dijadikan sebagai Pekan Kondom Nasional yang dimaksudkan sebagai kampanye nasional penggunaan kondom, karena setiap perayaan V-Day selalu diikuti dengan peningkatan kasus HIV/AIDS. Padahal tingkat kegagalan kondom mencapai 33,3 persen, sehingga bisa dikatakan bahwa kondom tidak bisa mencegah secara penuh penularan penyakit mematikan ini.

Bagaimana dengan di Indonesia? 14 Februari memang tidak hanya menjadi satu momen untuk menyatakan cinta dari para pasangan muda namun juga telah jauh terjerumus pada sebuah perayaan maksiat yang sedemikian luar biasa besar. Perilaku seks bebas yang meningkat ketika Hari Kasih Sayang ini bukanlah sebuah isapan jempolan belaka, namun memang benar adanya. Kita bisa melihat di minimarket-minimarket di kota-kota besa, di sana bisa kita temukan ketika mendekati Hari Kasih Sayang ini berbagai macam produk makanan yang dijual bersamaan dengan kondom, seperti coklat misalnya. Ini adalah indikasi besar bahwa memang pada tanggal 14 Februari ini akan terjadi aktivitas free seks secara besar-besaran, dan untuk memfasilitasi hal tersebut maka dijualah berbagai macama produk makanan berhadiah kondom.

Seks bebas memang sudah menjadi semacam kebudayaan di kota-kota besar. Terbukti 1,3 juta Anak Baru Gede (ABG) di Jakarta pernah melakukan hubungan intim. Bahkan riset yang dilakukan oleh Universitas Indonesia menunjukkan bahwa 650 ribu perempuan remaja sudah kehilangan keperawanannya. Dengan kata lain banyak dari mereka yang telah melakukan hubungan seks di luar nikah. Kepala BKKBN, Dr. Sugiri Syarief dalam acara “Workshop Generasi Berencana dan Berkarakter” menyampaikan bahwa 50% dari total ABG yang berusia 15-17 pernah melakukan seks bebas.

Firman Allah SWT
QS. Al Isra 17:32

"Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk" (QS. Al Isra 17:32)

Dari ayat di atas kita telah sungguh-sungguh dilarang mendekati zina, dan terlihat jelas bahwa v-day adalah ajang bagi pemuda(i) untuk mendekati zina, sungguh fenomena yang sangat menyayat hati, masihkah kita akan menjerumuskan anak-anak/keluarga/kerabat kita dengan perayaan V-day dan apa kita akan tinggal diam saja dengan perilaku pemuda dan pemudi bangsa yang terkontaminasi oleh budaya barat (Kafir) naudzubillah mindzalik, pembenahan akhlak dan moral bangsa adalah hal utama untuk menyelamatkan mereka yang pertama dilakukan dari diri sendiri, keluarga dan kerabat terdekat, semoga jalan jihad kita di ridhoi Allah SWT.
Amin ya rabbal alamin.
*) Sumber : arrahmah.com

"Jangan lupa komentar ya"
©2013 Copyright Ciniki Ronk A. ILLank
Read More...
 
TOP